Nukilan aku, bila jari jemari ku mula berkata-kata.....

Ahad, 27 April 2008

Seribu Camar & Airmata

Mencari seribu kesilapan, antara palsu dan nyata, kemungkinan ia berdusta,
Kicauan camar-camar yang terbang, seperti tidak merelakan kepergian ku,
Mencari keindahan pelangi bagai ada sesuatu tertinggal disini,
Termanggu aku sendiri di perlabuhan, tersandar diantara batu-batuan.

Terleka seketika, melihat anak-anak kecil berlarian dikaki pasir-pasir pantai,
Jatuh bangun masih lagi sembunyi kan kesakitan, tetawa mereka seolah-olah gembira,
Tapi tiada siapa yang tahu betapa sakitnya mereka dan juga aku.

Meremang-remang diudara, bagai tiupan sisir-sisir air laut,
Meraba dalam gelap, tetap terang bila hati disakiti,
Luka lama masih belum sembuh dan terus terluka,
Menanti sisa-sisa kehidupan yg masih belum berakhir.

Hari semakin senja, menanti anak-anak laut masih belum pulang,
Bermain dengan ombak-ombak yang sedang menangis,
Terdiam anak-anak kecil menanti orang-orang tersayang pulang,
Begitu juga aku, masih lagi menanti dan terus menanti orang yang
disayangi.....


Nukilan Rickywan
posted by Rickywan at 6:48 PTG

<< Home